Reaksi Cepat Polsek Tanah Jawa Evakuasi Temuan Mayat di Perkebunan Sawit

Polisi Pastikan Non Pidana

SIMALUNGUN – BarisanBaru.com
Respons cepat kembali ditunjukkan jajaran Polsek Tanah Jawa, Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara, dalam menangani laporan masyarakat terkait penemuan sesosok mayat di area perkebunan kelapa sawit. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 18 Januari 2026, dan langsung ditangani secara profesional sesuai prosedur kepolisian.

Kapolsekta Tanah Jawa, KOMPOL Asmon Bufitra menjelaskan bahwa penanganan kasus penemuan mayat tersebut merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat.

Ia mengungkapkan bahwa setiap laporan warga, terlebih yang menyangkut keselamatan jiwa, langsung direspons cepat oleh personel di lapangan.

Peristiwa penemuan mayat itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di perkebunan kelapa sawit Blok H CV Jaya Anugrah, tepatnya di Huta V Pamotangan, Nagori Bosar Nauli, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun. Berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP-A/02/I/2026/Polsek Tanah Jawa, kejadian tersebut dikategorikan sebagai penemuan mayat non pidana.

Kapolsekta Tanah Jawa mengungkapkan bahwa informasi awal diterima dari masyarakat sekitar yang menemukan seorang laki-laki dalam kondisi tidak bernyawa di dalam areal perkebunan. Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Tanah Jawa langsung bergerak menuju lokasi kejadian bersama unsur terkait.

Dari hasil identifikasi, korban diketahui bernama Almen Manurung, laki-laki berusia 73 tahun, beragama Kristen, dengan pekerjaan sebagai petani. Korban merupakan warga Huta IV Parbeokan Pasar, Nagori Buntu Turunan, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun.

KOMPOL Asmon Bufitra menjelaskan bahwa berdasarkan pemeriksaan luar yang dilakukan oleh petugas medis Puskesmas Tanah Jawa bersama Tim Inafis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Ia menegaskan bahwa proses pemeriksaan dilakukan secara teliti untuk memastikan penyebab kematian korban.

Salah satu saksi, Jumerika br Manurung, yang merupakan anak kandung korban, mengungkapkan kepada petugas bahwa selama ini korban tinggal seorang diri di rumah dan diketahui mengidap penyakit asam lambung akut. Keterangan tersebut diperkuat oleh hasil pemeriksaan medis yang menyatakan tidak adanya indikasi tindak pidana.

Petugas medis yang melakukan pemeriksaan luar terhadap jasad korban yakni Erwin Manurung, AM.Kep, dan Elsa br Nainggolan, AM.Keb. Keduanya menyatakan bahwa kematian korban diduga kuat disebabkan oleh penyakit yang dideritanya selama ini.

Kapolsekta Tanah Jawa mengungkapkan bahwa pihak keluarga korban telah menerima kejadian tersebut dengan ikhlas sebagai musibah. Keluarga juga secara resmi menyampaikan permohonan agar tidak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban. Permintaan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan tertulis yang ditandatangani oleh pihak keluarga.

Dalam penanganan kejadian ini, pihak kepolisian telah melakukan sejumlah tindakan, antara lain olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan dan pendataan saksi-saksi, koordinasi dengan pihak pemerintahan setempat serta tenaga kesehatan, hingga pelaporan kepada pimpinan. Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan sesuai standar operasional prosedur yang berlaku.

Personel yang terlibat dalam penanganan di lokasi antara lain AKP Tony Purba selaku Pawas, IPDA DMT Sinaga, Aiptu M Sinaga, Aiptu H.W. Sitorus, Aipda H. Aritonang, Aipda Sujid dari Tim Inafis Polres Simalungun, Aipda J. Simanjuntak, serta Brigadir Bayu, S.H.

KOMPOL Asmon Bufitra menegaskan bahwa Polsek Tanah Jawa akan terus mengedepankan pelayanan yang cepat, profesional, dan transparan dalam setiap penanganan peristiwa di masyarakat. Ia mengimbau warga agar tidak ragu melaporkan setiap kejadian yang mencurigakan kepada pihak kepolisian.

Dengan penanganan yang cepat dan terbuka ini, situasi di sekitar lokasi kejadian tetap aman dan kondusif. Polri kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, memberikan rasa aman, serta memastikan setiap peristiwa ditangani secara profesional dan humanis.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses