Rakorda Pendataan Awal Regsosek Tahun 2022 di Kabupaten Simalungun

SIMALUNGUN – BarisanBaru.Com
Untuk melakukan koordinasi dengan instansi/dinas dan pihak-pihak terkait dalam rangka membantu kegiatan pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) tahun 2022 di Kabupaten Simalungun dilaksanakan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Pendataan Awal Regsosek.

Rakorda tersebut berlangsung di Khas Parapat Hotel Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Sumut, secara resmi di buka oleh Bupati Simalungun diwakili Asisten Administrasi Umum Akmal H Siregar, ditandai dengan Pemukulan Gong, Selasa, (11/10/2022).

Peserta Rakorda Regsosek sebanyak 48 orang yang berasal dari dinas/instansi, 32 orang camat dan 34 pegawai BPS Kabupaten Simalungun.

Rakorda Pendataan Awal Regsosek yang berlangsung satu hari itu mengusung tema Mencatat untuk membangun negeri, satu data program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Sebagai Nara sumber dalam Rakorda itu adalah Kepala Bappeda Simalungun Ronald Tambun dan Kepala BPS Simalungun Marine Sohadi Angkat. Sebagai moderator Ryan Pakpahan dari Dinas Kominfo Simalungun.

Bupati Simalungun dalam sambutannya tertulisnya yang disampaikan Asisten Administrasi Umun, antara lain menyampaikan, sebaik apapun konsep, metodologi dan tujuan pendataan awal Regsosek tidak akan ada artinya tanpa partisipasi dari unsur pemerintah, DPRD, tokoh masyarakat dan khususnya para penduduk yang merupakan sumber informasi dari kegiatan Regsosek ini.

Untuk itu, dihimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menerima kedatangan petugas Regsosek dan memberikan jawaban yang akurat dan benar.

Sebelumnya Kepala BPS Simalungun dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam Regsosek ini pihaknya hanya mendata terkait UMKM, usaha dan sebagainya.

“Jadi dalam satu data, mencakup pemberdayaan, perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Dan tahun depan pada semester dua, data by name by address sudah tersedia dan tahun depan juga seluruh kegiatan pemerintah yang menyangkut pemberdayaan dan perlindungan masyarakat harus berbasis kepada data hasil registrasi Sosial ekonomi kita,”jelas Kepala BPS.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.