Pemko dan KPw Bank Indonesia Siantar Bahas Inflasi Daerah

SIANTAR – BarisanBaru.Com
Pemerintah Kota (Pemko) Pematang Siantar bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Pematang Siantar menggelar rapat koordinasi (rakor) membahas inflasi daerah.
Rakor dilaksanakan di kantor KPw BI Pematang Siantar, Jumat (11/11/2022).

Rakor dibuka Asisten II Pemerintah Kota (Pemko) Pematang Siantar Zainal Siahaan SE MM. Selanjutnya Walikota Siantar Susanti Dewayani menyampaikan agar selalu
berkoordinasi dengan pelaku usaha untuk mengatasi kekurangan stok kebutuhan pokok, penyimpangan atau penimbunan, serta meminimalisir gangguan distribusi, dan pasokan bahan kebutuhan pokok yang didukung dengan kesiapan moda angkutan.

Lebih lanjut dikatakan Wali Kota Susanti, peningkatan kebutuhan terhadap bahan-bahan pokok dapat berimplikasi kepada kelangkaan barang dan kenaikan harga. Hal tersebut tentunya harus mendapatkan perhatian khusus dari Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Pematang Siantar, dengan mempersiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menjaga stabilitas harga dan kelancaran distribusi pasokan bahan pokok.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkerja keras dalam menjaga stabilitas harga, dengan adanya pelaksanaan operasi di masyarakat, dan pelaksanaan pencanangan Gerakan Menanam Bibit Cabai Merah yang nantinya akan dinikmati oleh masyarakat,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan Wali Kota Susanti, inflasi yang wajar dan stabil akan menciptakan ekonomi yang berkesinambungan demi kesejahteraan masyarakat.

Baru-baru ini, jelasnya, Pemko Pematang Siantar telah memberikan bantuan berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) kepada 19.178 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk menekan inflasi pada sektor transportasi.

Wali Kota Susanti berharap kegiatan rapat teknis TPID Kota Pematang Siantar bisa menjadi wadah koordinasi untuk menentukan langkah-langkah antisipasi yang perlu dilakukan guna menjaga stabilitas harga dan pasokan.

Sementara itu, perwakilan KPw BI Pematang Sianțar Abdul Haris, menyampaikan beberapa kajian terkait kondisi inflasi. Dikatakannya, inflasi memang masih menjadi hal yang sangat menantang.

“Inflasi Kota Pematang Siantar memang masih tercatat lebih tinggi dari inflasi nasional dan juga inflasi di Sumatera Utara,” tukasnya.

Sedangkan untuk perkembangan harga, katanya, ada beberapa komoditas yang bisa menjadi perhatian. Seperti beras, bawang merah, dan minyak goreng.(Iw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.