Batang Kuis, barisanbaru.com
Pepatah orang jawa mengatakan, “Nek Wani Ojo Wedih-Wedih, Nek Wedih-Wedih Ojo Wani-Wani”. Artinya, kalau berani maju jangan takun-takut, dan kalau takut-takut jangan coba-coba untuk maju. Inilah sebagai motto dari bakal calon (balon) Kepala Desa Baru kecamatan Batang Kuis kabupaten Deli Serdang Aris Efendy yang disampaikan kepada media ini kemarin.
Sebagai alumni dari SMA Negeri 1 Tanjung Morawa tamatan tahun 1989, Aris Efendy melanjutkan pembicaraannya, niat untuk maju menjadi balon Kepala Desa Baru sudah ada sejak 5 bulan lalu, namun baru saat ini ada kesempatan mempersiapkan diri untuk menjadi pemimpin di desa. Dari berbagai elemen masyarakat yang ada di Desa Baru begitu juga sanak saudara, teman kerabat dan tokoh masyarakat lainnya menginginkan saya untuk maju dalam pemilihan kepala desa (pilkades) pada 2022 mendatang, ujarnya.
Jika saya terpilih nanti menjadi Kepala Desa Baru pada periode mendatang, visi yang akan dijalankan antara lain jujur,transparan dan kompetitif. Misinya yaitu dalam setiap pengurusan KTP, KK dan akte lahir bagi warga Desa Baru tidak akan dipungut biaya (gratis) terkecuali dalam hal surat jual beli tanah / surat keterangan tanah tentu ada biayanya. Kemudian, akan melakukan pendataan ulang bagi warga yang menetap atau pendatang. Hal ini dilakukan untuk lebih memudahkan dalam penyaluran bantuan bagi warga kurang mampu, ujarnya lagi.
Menurut Aris dengan panggilan sehari-hari Daris mengatakan, kinerja pemerintahan Desa Baru saat ini dinilai baik, karena setiap urusan warga di kantor desa tidak dipersulit, namun saya ingin membenahinya menjadi lebih baik dan akan menciptakan profil desa dalam hal untuk membangun infrastruktur yang ada. Sosialisasi sudah dilakukan terhadap warga dengan melakukan pendekatan ke warung-warung untuk memperkenalkan diri kepada warga, jelasnya.
Daris yang juga merupakan Wakil Ketua Anak Ranting Nahdhatul Ulama dusun II Desa Baru mengatakan, sebelumnya kita juga sudah pernah berbuat kepada warga dalam hal membantu kepengurusan surat pindah dari penduduk Aras Kabu ke Desa Baru. Kemudian kita juga ada memberikan bantuan sembako kepada anak berkebutuhan khusus (ABK) di Desa Baru. Hal ini dilakukan bukan hanya untuk mencapai tujuan yang dimaksud, namun dilakukan penuh keikhlasan dan semata-mata hanya berharap ridho dari Allah Swt, sebutnya.
Sebelum pendaftaran balon Kepala Desa Baru akan dibuka, saya sudah memohon doa restu dari orang tua, istri, abang, adik dan anak-anak. Kalau niat yang tulus ikhlas ini tanpa ada memberikan iming-iming sesuatu kepada warga dapat terlaksana. Saya merasa optimis pada saat pilkades 2022 mendatang bisa meraih suara terbanyak kalau diridhai Allah Swt. Namun jika belum terpilih untuk menjadi pemimpin di desa, maka kita syukuri dan semoga menjadi amal jariyah dari apa yang sudah kita perbuat selama ini untuk menolong warga, tandas Daris yang juga merupakan anggota Laskar Merah Putih kecamatan Batang Kuis. (SP)

By Adm