WALIKOTA PANEN BAWANG MERAH BERSAMA MASYARAKAT DESA BARUAS KECAMATAN PADANG SIDEMPUAN BATUNADUA

Padang Sidempuan | barisanbaru.com

Walikota Padang Sidempuan, Irsan Efendi Nasution SH MM Menghadiri acara panen bawang merah di desa Baruas Kecamatan Padang Sidempuan Batunadua, Minggu, (04/09/22).

Wali Kota bersama masyarakat Desa Baruas memanen bawang merah di lahan seluas 900 m2, dengan estimasi hasil panen sebanyak 1ton bawang merah.

Wali Kota mengatakan untuk menjaga ketahanan pangan dan kebutuhan bawang merah di Kota Padang Sidempuan, diperlukan sebanyak 55 ton per bulannya dan hal ini sudah dapat dipenuhi.

“Sebagai evicentrum pusat perbelanjaan di Tapanuli Bagian Selatan ( Tabagsel), Padang Sidempuan memiliki pangsa pasar yang cukup besar dan prospek yang bagus pada komoditas bawang merah ini, untuk itu kita harus memastikan stok komoditi bawang merah harus tersedia dengan bertanam berkelanjutan”tuturnya.

Selanjutnya Wali Kota menjelaskan, perlu kerja keras dan kolaborasi dengan seluruh pihak, baik Dinas Pertanian, pemerintah desa, penyuluh dan tentunya petani untuk bersama meningkatkan produksi bawang merah di Kota Padang Sidempuan, ungkap beliau.

Komitmen untuk melakukan penanaman serentak dengan mengusung tema “September Menanam”, tanaman holtikultura baik itu cabai merah, bawang merah, cabai rawit dll di setiap desa, lanjut Wali Kota.

Wali Kota juga berpesan agar Dinas Pertanian mampu melahirkan petani-petani handal.

“Saat ini di Dinas Pertanian telah memulai pendidikan lapangan, dimana petani pemula akan dilatih dengan praktek langsung di lahan pertanian, mulai dari pembibitan hingga panen” ujar Wali Kota.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kadis Pertanian, Kadis Ketahanan Pangan, Kadis Kominfo, Kadis Perdagangan, Kabag Perekonomian, Ketua Apdesi, Ketua PWI, Para Kepala Desa se-kecamatan Padang Sidempuan Batunadua serta Para Penyuluh Pertanian.
(H nst S.Sos).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.