Tindaklanjuti Aspirasi Masyarakat, Satpol PP Siantar Kumpulkan Pemilik Kos-kosan

SIANTAR – BarisanBaru.Com
Menindaklanjuti aspirasi masyarakat yang mensinyalir kos-kosan jadi tempat prostitusi dan kumpul kebo, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pematang Siantar mengumpulkan atau mengundang para pemilik kos-kosan di salah satu ruangan kantornya untuk mengikuti sosialisasi peraturan peundang-undangan. Kamis (15/9/22).

Selain untuk mengikuti sosialisasi, para pemilik kos-kosan itu diundang dalam rangka menindaklanjuti aspirasi masyarakat yang mensinyalir kos-kosan jadi tempat prostitusi dan kumpul kebo. Seperti disampaikan Kepala Satpol PP, Drs Robert Samosir.

Kepala Satpol PP, Drs Robert Samosir. Mengatakan Kegiatan itu dilaksanakan untuk sosialisasi peraturan perundang-undangan dan peraturan daerah kepada pemilik kos-kosan,

“Pada hari ini kita laksanakan kepada 15 pemilik kos-kosan tapi tidak hadir semuanya. Kita harapkan ke depan, dalam sosialisasi selanjutnya, seluruh pemilik kos-kosan bisa hadir,” tuturnya.

Dalam sosialisasi, kata Robert, pihaknya memberikan edukasi, bagaimana sebenarnya untuk menjalankan usaha kos-kosan di Kota Pematang Siantar, terlebih pada saat ini disinyalir terindikasi, banyak kos-kosan yang dimanfaatkan untuk hal-hal yang negatif. “Jadi kegiatan ini juga kita laksanakan sekaligus untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait dengan kos-kosan,” ujarnya.

Melalui kegiatan itu, Robert berharap agar pemilik kos-kosan bisa menjaga nama baik usahanya, jangan sampai ada yang bersifat negatif, dan ini juga harus disesuaikan dengan peraturan perundang-udangan termasuk PP Nomor 5 tahun 2021 tentang perijinan berusahan yang berbasis resiko, dimana setiap usaha itu harus ada NIB, nomor induk berusaha,” ungkapnya.

Melalui kegiatan itu, kata Robert,pihaknya juga mensosialisasikan Peraturan Daerah terkait Pajak Daerah, dimana setiap kos-kosan yang memiliki 10 kamar atau lebih dikenakan pajak hotel.

“Jadi kita harapkan kegiatan ini juga dapat meningkatkan PAD untuk Kota Pematang Siantar, demikian juga nanti keamanan dan ketertiban itu bisa dijaga oleh pemilik kos-kosan,” tutupnya.(iw)

KOMENTAR ANDA

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: