Peduli Pejuang, Bank Indonesia Siantar Gelar Sosialisai CBP Rupiah Kepada LVRI

SIANTAR – BarisanBaru.Com
Rasa cinta, bangga, dan paham terhadap Rupiah harus dimiliki oleh masyarakat, sehingga dengan sendirinya kesadaran untuk menjaga Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa akan timbul dalam diri masyarakat Indonesia.

Oleh karenanya untuk menumbuhkembangkan rasa cinta, bangga dan paham terhadap Rupiah di dalam diri masyarakat, Bank
Indonesia melakukan edukasi dan sosialisasi Cinta Bangga Paham Rupiah, atau yang biasa disingkat CBP.

Hal tersebut disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Siantar Teuku Munandar saat Sosialisasi Cinta Bangga Paham Rupiah kepada Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan Persatuan Istri Veteran Republik Indonesia (PIVERI)  di Lantai IV Gedung Bank Indonesia jalan Adam Malik Kota Siantar, Kamis (8/9/2022).

Teuku Munandar mengatakan Sosialisasi CBP telah dan akan terus kami lakukan kepada berbagai elemen bangsa, termasuk kepada LVRI dan PIVERI yang telah mendarmakan hidupnya untuk kemerdekaan dan kedaulatan bangsa Indonesia.

“Bank Indonesia sangat respek dan menghargai jasa para pahlawan, yang terbukti dengan penampilan gambar pahlawan pada bagian depan uang Rupiah”,sebutnya.

Pada kesempatan itu juga Teuku Munandar mengatakan bahwa Salah satu pahlawan pejuang kemerdekaan yang sama-sama kita
hormati, yaitu Panglima Besar Jenderal Sudirman pada masa hidupnya pernah berpesan, “Karena kewajiban kamulah untuk
tetap pada pendirian semula,mempertahankan dan mengorbankan jiwa untuk kedaulatan negara dan bangsa kita seluruhnya”.

Sebagaimana pesan yang disampaikan tersebut, maka sudah kewajiban kita sebagai bangsa Indonesia, untuk mempertahankan kedaulatan negara di berbagai bidang, keamanan, pertahanan, politik, ekonomi, dan lainnya.

“Sama halnya dengan yang dilakukan TNI dalam menjaga kedaulatan negara, kami di Bank Indonesia sebagai Bank Sentral RI,
diamanahkan oleh UUD 1945 dan UU Bank Indonesia, untuk menjaga kedaulatan bangsa di bidang ekonomi”,tuturnya.

Lebih lanjut Munandar menjelaskan Berbagai kebijakan diambil oleh Bank Indonesia, yang didukung oleh kementerian/lembaga lainnya, untuk menjaga stabilitas ekonomi dan
keuangan negara, agar tercipta ketahanan ekonomi sebagai bagian dari ketahanan nasional.

“Selain dalam hal menjaga stabilitas ekonomi dan keuangan nasional, peranan Bank Indonesia dalam menjaga kedulatan negara
juga tercermin dari pelaksanaan tugas BI di bidang pengelolaan uang Rupiah, sebagaimana yang diamanatkan UU No. 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang”,tuturnya

Dalam UU Mata Uang tersebut, kata Munandar jelas disebutkan bahwa alat pembayaran yang sah di NKRI adalah hanya Rupiah, dan Bank
Indonesia merupakan satu-satunya lembaga yang berwenang melakukan Pengeluaran, Pengedaran, dan/atau Pencabutan dan
Penarikan Rupiah.

Jadi sudah menjadi kewajiban kami di Bank Indonesia, untuk memastikan bahwa setiap transaksi di NKRI hanya menggunakan Rupiah, yang merupakan simbol kedaulatan Negara Republik Indonesia.

“Selain dari penampilan gambar pahlawan pada uang Rupiah, kepedulian kami terhadap para pejuang juga kami wujudkan dalam
bentuk pemberian bantuan sembako kepada LVRI dan PIVERI Siantar pada hari ini”,ujarnya.

Teuku Munandar berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban
hidup di tengah kondisi ekonomi yang sedang kurang baik ini.

Sementara itu Ketua LVRI Siantar Kapten (Purn) Kartiman Marbun sangat mengapresiasi atas kepedulian Bank Indonesia masih dapat memperhatikan dan berbagi rasa, kami mengucapkan syukur serta terima kasih.(iw)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.