LSM SUARA PROLETAR AKAN RDP KAN RS.ROYAL PRIMA

Investigasi171 Dilihat

Medan, barisanbaru.com
Terjadinya pembiaran yang dilakukan RS.Royal Prima atas pembatalan operasi tulang belakang SS yang sudah patah dua minggu sebelum penjadwalan untuk operasi (9/2) dimana dr.Jeff juga meminta SS untuk datang pada hari Minggu pagi untuk masuk keruangan tidak bisa diterima begitu saja, kata Ridwanto Simanjuntak, SIP yang juga orang tua dari SS.


Terkait pembatalan operasi tersebut menurut Ketua LSM SUARA PROLETAR ada 2 hal yang tidak bisa diterima secara logika. Logika pertama, apakah dr.Jeff tidak mengetahui bahwa dirinya akan cuti selama dua minggu pada saat dia menjadwalkan operasi tulang belikat SS yang patah. Logika kedua, bagaimana mungkin 4 orang dokter ortopedi yang ada di RS.Royal semua cuti pada saat yang bersamaan dengan alasan Imlek sementara Imlek belum tiba waktunya.
Ketua LSM SUARA PROLETAR juga menyarankan agar RS.Royal Prima mendatangkan dokter ortopedi dari rumah sakit lain untuk melakukan operasi tulang belikat SS yang patah tapi pihak RS.Royal Prima tidak merestuinya, sementara disisi lain keluarga SS meminta agar RS.Royal Prima membuat surat pernyataan bahwa pihaknya tidak bersedia untuk melakukan operasi tulang belakang SS yang sudah patah. Ini pun ditolak pihak RS.Royal Prima, bahkan menurut Ketua LSM SUARA PROLETAR salah seorang anggota DPRD Kota Medan juga sudah koordinasi dengan direktur RS.Royal Prima tapi tidak ada solusi yang dibuat oleh RS.Royal Prima. Awalnya keluarga SS koordinasi dengan bagian pendaftaran di ruang IGD, dengan alasan malu dengan pasien yang ada, keluarga SS dibawa ruangan rujuk balik. Akan tetapi oleh karena Ketua LSM SUARA PROLETAR menyatakan tidak akan pulang jika tidak ada surat pernyataan tidak bersedia untuk melakukan operasi tulang belikat SS yang patah dan tidak bersedia menghadirkan direktur atau orang yang paling bertanggung jawab atas operasional rumah sakit tersebut pada hari itu, pihak rumah sakit meninggalkan SS dan keluarganya di ruangan rujuk balik. Selama kurang lebih 2 jam SS dan keluarganya dibiarkan begitu saja di ruangan rujuk balik, akhirnya SS dan keluarganya melampiaskan kekesalan mereka di lobi RS Royal Prima sekitar kurang lebih 2 jam.
Kita akan meminta DPRD Kota Medan atau DPRD Provinsi Sumatera Utara untuk melakukan RDP terkait hal ini.

(*)

banner 970x250 banner 970x250 banner 970x250 banner 970x250 banner 970x250 banner 970x250 banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses