Ikuti Kejurwilsu, 29 Atlet Taekwondo Dilepas Kapolres Siantar

SIANTAR – BarisanBaru.Com
Kapolres Pematang Siantar AKBP Fernandho melepas 29 atlet putra dan putri taekwondo Kota Pematang Siantar untuk mengikuti Kejuaraan Wilayah Sumatera Utara (Kejurwilsu) 15-17 September 2022 di Kota Medan.

Pengurus Kota Taekwondo Indonesia (Pengkot TI) Pematang Siantar menargetkan atletnya meraih minimal lima medali emas.

Taekwondoin itu dilepas Kapolres AKBP Fernando, didampingi Kadis Pariwisata Kusdianto, Ketua KONI Jayadi Sagala, SE dan Ketua Pengkot TI Hendra PH Pardede di halaman kantor Dinas Pariwisata, Jl. Singosari, Kamis (15/9).

Kapolres berharap dan mendukung para atlet agar jangan kalah, bisa berprestasi, sungguh-sungguh, banyak yang bisa mendapatkan medali emas serta yang paling penting lagi, perjuangan ke Kejuaraan Nasional (Kejurnas).

Pada kesempatan itu, Kapolres menyebutkan, Polri mempunyai program recruitment proactive, dimana anggota Polri direkrut dari siswa berprestasi dan salah satu prestasinya ada dari akademik dan salah satunya lagi yakni prestasi olahraga.

“Olahraganya apa saja, dengan syarat, kejuaraannya harus juara I, II dan III tingkat provinsi maupun tingkat nasional serta kejuaraannya terdaftar di KONI. Jadi, tiap tahun, Polri ada pembukaan recruitment proactive dan kalau ingin tau lagi, bisa dijelaskan SDM Polres,” lanjut Kapolres.

Khususnya, lanjut Kapolres, yang lulusan nanti, kalau punya prestasi, bawa sertifikat prestasi dan piagamnya ke Polres, akan diteliti administrasinya serta kalau mendukung, akan dilakukan pembinaan. “Hingga, nanti ke depan, adik-adik kalau punya cita-cita menjadi polisi, lewat jalur prestasi itu lebih gampang daripada jalur regular.”

“Khusus kepada orangtua, saya memberikan sedikit pengetahuan, bukan hanya prestasi olahraga, tapi ada yang lain yakni Hafiz Quran dan Dakwah, juga bisa dipakai. Jadi, adik-adik semangat dan semoga dalam Kejurwil nanti memperoleh prestasi yang terbaik. Kita berharap mendapat medali juara I, II dan III serta yang paling penting lagi ada yang mewakili Pematang Siantar mengikuti Kejurnas,” harap Kapolres.

Kapolres juga berpesan jangan lupa dan tetap punya waktu luang untuk berlatih sedini mungkin, kemudian punya waktu untuk istirahat secukup mungkin. “Seperti diminta Ketua KONI jangan lupa, tidak bermain game sampai malam. Efeknya nanti, kalau adik-adik lupa waktu, hasilnya jelek. Kita juga berdoa untuk adik-adik, hingga menghasilkan yang terbaik.

Sedangkan Kadis Pariwisata Kusdianto, SH yang merangkap Plt Kadis Pendidikan menegaskan, tidak akan lahir seorang juara dari suatu proses yang tidak ada dan seorang juara akan lahir dari proses yang panjang dan latihan serta disiplin.

Kepada para taekwondoin, Kusdianto meminta kalau kawannya bertanding agar didukung beramai-ramai dan melihat kelebihan kawan dan apa kelebihan taekwondoin dari daerah lain, kakinya bisa tinggi, karena apa dan ditanya serta disitulah nanti berkonsultasi. “Kalaupun belum juara tidak apa-apa, yang penting kita ambil pengalaman.”

Sementara itu Ketua KONI berterimakasih kepada Kadis Pariwisata, karena selama kepemimpinannya telah banyak menggerakkan kegiatan olahraga dan menyatakan tidak salah pilih kepada Hendra Pardede menjadi Ketua Pengkot TI dimana setelah kepemimpinannya taekwondo sudah mulai bangkit dan dari segi kwantitas, atletnya terbanyak di Pematang Siantar.

Kepada para taekwondoin, Ketua KONI menyatakan merasa percaya diri dengan kemajuan mereka saat melihat seleksi untuk mengikuti Kejurwil. “Namun, akan tetap saya katakan, tiap habis latihan, jangan lupa ibadah dan bila sudah berjuang, tapi belum waktunya juara, jangan berantam di luar dan jangan tidak menerima kekalahan, karena memang belum waktunya.”

Ketua Pengkot TI Hendra PH Pardede senada memberi semangat kepada taekwondoin dan sama-sama berdoa, mudah-mudahan hasil maksimal dapat diperoleh. “Kalian anak-anak bangsa yang akan mengharumkan nama Pematang Siantar, berdoa, semangat dan sportif.”

Lebih lanjut Hendra Pardede memohon maaf kepada para orangtua taekwondoin yang hadir, bila di atas pukul 20:00, HP para taekwondoin disimpan pendamping dan bila taekwondoin tidak bisa dihubungi melalui HP, diminta agar menghubungi pengurus, manager team atau pelatih.

“Karena, tahun lalu ketika saya hadir di Medan, sampai pukul 02:00 dinihari anak-anak masih bermain HP”,ucap Hendra

Sekretaris Pengkot TI Roni JW Saragih, SE selaku manager team, didampingi Bendahara Pengkot TI Wijaya H Sitorus, pelatih Rahmat Sitanggang, Bisayas Tarugan dan Syah Tio Azhar yang dihubungi di sela-sela pelepasan menyatakan, Kejurwil merupakan seleksi untuk mengikuti Kejurnas dan Pengkot TI menargetkan minimal lima medali emas masing-masing tiga medali emas dari tiga kadet dan dua junior.

“Tetap ada peluang medali emas diraih atlet lainnya dari 29 atlet terdiri 18 putra dan 11 putri dari berbagai kategori dan beberapa kelas mulai under 45 kg sampai over 78 kg, namun melihat kondisi, minimal kita targetkan lima medali emas.” tutur Roni.(iw).

 

KOMENTAR ANDA

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: