Tender Proyek 5,2 M Dinyatakan Gagal, Perumda Tirtauli “Lempar ke Pokja”

SIANTAR – BarisanBaru.Com
Proyek pemasangan dan penggantian meter induk Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirtauli Kota Pematangsiantar bernilai sekitar Rp5,2 miliar yang telah dinyatakan gagal, menuai somasi.

Somasi itu mencuat pasca pihak Perumda Tirtauli tidak memberikan jawaban atau surat pengaduan kedua dari Direktur Utama PT Purda Chasea Nola Prana, Sofuan Taufik Ujung. Seperti disampaikan Sofuan, pada Kamis (30/6/22).

“Surat pengaduan kedua yang kemarin tidak dibalas, jadi disomasi. Dan somasinya sudah dilayangkan melalui kuasa hukum saya,” ujar Sofuan ketika dikonfirmasi terkait perkembangan surat pengaduannya yang kedua kepada Kuasa Pengguna Anggaran proyek tersebut.

Informasi diperoleh, dalam somasi yang disampaikan kuasa hukum Sofuan pada tanggal 29 Juni 2022, mengultimatum agar dalam waktu paling lama 3 x 24 jam terhitung somasi disampaikan, ‘Direktur Utama Perumda Tirtauli Kota Pematangsiantar selaku Kuasa Pengguna Anggaran maupun Pokja Pemilihan Perumda Tirtauli Kota Pematangsiantar harus mengevaluasi ulang hasil pengumuman pembatalan lelang dalam tender Pekerjaan Penggantian dan Pemasangan Meter di Pipa Induk Perumda Tirtauli Kota Pematangsiantar Tahun Anggaran (TA) 2022’.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) Perumda Air Minum Tirtauli Kota Pematangsiantar Zulkifli Lubis yang dikonfirmasi wartawan, menyarankan agar perihal somasi itu dikonfirmasi kepada Humas Perumda Tirtauli. Mendapat saran demikian, para wartawan pun melakukan konfirmasi kepada Jimmy Simatupang selaku Humas Perumda Tirtauli.

Terkait somasi itu, kata Jimmy, pihaknya telah menerima dan akan secepatnya menindaklanjutinya dengan melakukan rapat antara pihak kuasa hukum Perumda Tirtauli bersama dengan KPA, Pejabat Pembuat Komitmen, Kelompok Kerja (Pokja) Pemilihan Perumda Tirtauli. “Apa jawaban dari somasi itu, secepatnya lah nanti dikoordinasikan dalam rapat,” ujarnya. Saat disinggung mengenai tender yang dinyatakan gagal, Jimmy “melempar” agar hal itu ditanya aja kepada Pokja.(*)

KOMENTAR ANDA

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: