Siantar Berpeluang di Zona Hijau, Walikota Minta Masyarakat Tetap Terapkan 5M

SIANTAR – BarisanBaru.Com
Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Tingkat 3 di Kota Siantar, pada hari ini Senin (10/4/2021) merupakan hari terakhir penenerapannya, setelah sebelumnya sempat diperpanjang satu kali.

Semenjak penerapan PPKM Level 3, kinerja Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Siantar menunjukkan hasil yang mampu menekan penyebaran Covid-19. Diperkirakan, Siantar berada di level 1 (zona hijau). Atau dari level 3 turun langsung ke level 1, melangkahi level 2.

Walikota Siantar Dr H Hefriansyah SE MM mengatakan, dari kategori pelaksanaan 3T (Testing, Tracing dan Treatment), serta dari tingkat kesembuhan dan tingkat kematian akibat Covid-19 di Kota Siantar, kemungkinan Kota Siantar telah berada di level 1 (zona hijau).

“Ya, turun kita. Aku berharap jadi turun ke 1 (turun ke level 1 dari level 3). Karena dari indikator-indikator tentang testing, tracing dan BOR, kita sudah di level 1,” ucap Walikota, sambil berjalan menuju Masjid An Nur untuk menunaikan ibadah Sholat Zuhur.

Dari sisi tingkat kesembuhan pasien Covid-19 yang cukup baik, serta dari kategori keberadaan pasien rawat inap yang rendah, tingkat kematian yang rendah, serta menurunnya jumlah warga yang terpapar (terkonfirmasi) Covid-19, menurut Walikota, hal itu juga menunjukkan peluang Kota Siantar berada di zona hijau.

“Sudah bagus kali ini. Tingkat satu”, katanya. Konfirmasi tingkat satu, rawat inap tingkat satu, kematian tingkat satu.
Ini kalau terjadi, diumumkan nanti malam, berhasil. Tapi kalau menurut saya, dua ditangan (kalau level dua sudah ditangan) ujar Hefriansyah, sambil memperhatikan dan menunjukkan data laporan Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19.

Pun begitu, terkait dengan penyekatan, Walikota Siantar akan melakukan kajian, melakukan perbaikan terhadap formulasi kebijakan untuk itu. Agar penyebaran virus SARS Cov2 tidak berkembang.

“Kita kajilah. Ini bukan masalah penyekatan atau tidak. Kita akan tetap mengkontrol mobilitas dan mengurangi kerumunan kegiatan masyarakat, tetap perlu kita awasi. Jadi, walaupun kita turun ke level satu dua gitu, formulasinya saja kita bagusi. Agar perkembangan virusnya tidak meningkat ,” tandas Walikota.

“Untuk itu, masyarakat diminta untuk tetap mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan (prokes)  dengan menerapkan 5M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas). “Dengan menerapkan 5M, maka kita telah turut serta serta menekan penyebaran Covid-19,” ujarnya.(Iw)

 

Leave a Reply

%d bloggers like this: