Pelayanan RS Royal Prima Mengecewakan

Investigasi15 Dilihat

Medan, barisanbaru.com
Dua Minggu yang lalu “SS” mengalami kecelakaan tunggal di Jl.Dairi Kelurahan Sei Agul Medan (25/1) sekitar pukul 09.30 WIB. Kondisi yang memprihatinkan kala membuat orang-orang yang ada ditempat kejadian menyarankan kepada keluarga SS agar membawanya ke RS.Royal Prima Medan.
Awalnya hasil pemeriksaan menyatakan bahwa hanya tulang belikat SS yang patah, namun sekitar satu jam kemudian dokter yang menangani SS menyatakan bahwa tengkorak kepalanya mengalami keretakan sehingga harus segera dioperasi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan akibat keretakan tengkorak kepalanya tersebut.

Malam itu juga SS dibawa ke ruang operasi sekitar pukul 19.00 WIB namun sekitar 1 jam dibiarkan begitu saja di ruang operasi tanpa adanya tindakan apapun. Setelah lebih dari satu jam operasi baru dilakukan dan berlangsung sekitar 2 jam. Keesokan harinya dokter yang melakukan bedah otak SS menyatakan bahwa 3 atau 4 hari setelah operasi jika tidak ada masalah SS bisa kembali kerumah karena menurutnya tidak bisa dilakukan bedah otak dan bedah tulang sekaligus pada waktu yang sama.
Pada hari Selasa (3/2) dokter bedah menyatakan agar keluarga SS meminta rujukan ke puskesmas Helvetia Timur untuk ditujukan ke bagian ortopedi. Keesokan harinya SS dan ibunya datang ke RS.Royal Prima dengan membawa surat rujukan yang dimaksud dan pada saat ketemu dengan dr.Jeb, beliau menyatakan mengapa begitu lama hal ini baru diberitahukan kepada saya. Selanjutnya dr.Jeb menjadwalkan agar SS datang pada hari Minggu (8/2) untuk masuk ruangan karena Senin (9/2) tulang belikatnya akan dioperasi. Akan tetapi Sabtu sekitar pukul 14.00 WIB salah seorang perawat dari RS.Royal Prima menghubungi adik SS yang berinisial ASS dan menyatakan agar Minggu (8/2) tidak usah datang ke rumah sakit dan operasi tidak jadi dilakukan dengan alasan dr.Jeb cuti selama dua minggu beserta tiga dokter ortopedi lainnya cuti selama 2 minggu.

(K-01)

banner 970x250 banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses