DELI SERDANG – BarisanBaru.com
Suasana penuh semangat dan kehangatan kekeluargaan menyelimuti Hall Institut Kesehatan Medistra (IKM), Kabupaten Deli Serdang, pada Kamis (2/7/2026).
Di tengah ruangan yang tertata rapi berkumpul puluhan tokoh perempuan dari berbagai penjuru Sumatera Utara untuk mengikuti Women Program Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) 2026.
Di antara peserta yang hadir, Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih, didampingi oleh Staf Ahli TP-PKK Kabupaten Simalungun, Ny. Yulince Mixnon Andreas Simamora dan Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara.
Kegiatan ini merupakan bagian istimewa dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-26 APKASI sekaligus Hari Jadi ke-80 Kabupaten Deli Serdang, dengan tema utama “Penguatan Peran Perempuan dalam Meningkatkan Daya Saing Daerah”.
Ny. Hj. Darmawati menyambut baik terselenggaranya kegiatan ini, menilainya sebagai wadah yang sangat strategis.
“Forum seperti ini memberi kami kesempatan luas untuk memperluas jejaring persahabatan, saling berbagi pengalaman berharga, dan memperkaya wawasan agar program pemberdayaan perempuan yang kami susun di Simalungun nantinya bisa lebih tepat sasaran dan efektif,” ujarnya dengan nada mantap.
Ny Darmawati menekankan bahwa peran perempuan tidak boleh dipandang sebelah mata dalam upaya memajukan daerah.
“Perempuan memiliki posisi yang sangat strategis dalam setiap langkah pembangunan. Ketika perempuan mendapatkan akses yang setara terhadap pendidikan, layanan kesehatan, pelatihan keterampilan, serta peluang ekonomi yang terbuka lebar, manfaatnya tidak hanya dirasakan untuk dirinya sendiri. Keluarga akan tumbuh lebih sejahtera, masyarakat menjadi lebih kuat, dan pada akhirnya daya saing daerah pun akan terangkat tinggi,” jelasnya.
“Dulu sering dianggap perempuan hanya sekadar pendamping di dalam rumah tangga. Namun saat ini, perempuan telah berubah menjadi pelaku ekonomi yang tangguh, pencipta ide-ide baru, bahkan pengambil keputusan yang memberikan dampak nyata bagi kemajuan bersama. Karena itulah, jalinan kerja sama antarlembaga dan antarwilayah harus terus diperkuat, agar semakin banyak perempuan yang berani bermimpi dan memiliki kesempatan untuk berkarya,” tegas Darmawati.
Kembali ke Kabupaten Simalungun nanti, TP-PKK berkomitmen untuk mewujudkan gagasan-gagasan yang didapat. Berbagai program akan diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkokoh fondasi ekonomi keluarga, serta melahirkan wirausaha perempuan yang mandiri, tangguh, dan berdaya saing.
“Kami memegang keyakinan kuat: perempuan yang berdaya akan membangun keluarga yang kokoh. Dari keluarga yang kuat, akan tumbuh masyarakat yang sejahtera, dan pada akhirnya mewujudkan Kabupaten Simalungun yang semakin maju, mandiri, dan mampu bersaing dengan daerah lain,” tutupnya dengan senyum penuh harapan.
Rangkaian kegiatan hari itu ditutup dengan diskusi yang hangat dan saling terbuka, penyerahan plakat kenang-kenangan kepada para narasumber. Para peserta juga berkesempatan berkeliling bazar produk unggulan, di mana beragam hasil karya pelaku UMKM dan ekonomi kreatif dari berbagai daerah dipajang dengan apik—menjadi bukti bahwa potensi besar yang bisa digali lebih jauh dengan peran aktif perempuan.
Momen ini pun diharapkan menjadi awal langkah nyata bagi TP-PKK Kabupaten Simalungun, untuk terus menggerakkan semangat perempuan agar semakin mandiri, produktif, dan menjadi motor penggerak utama kemajuan daerah tercinta.(*)






