Ketahuan Mengumpulkan Berondolan Sawit, Wagiso Malah Disiksa & Dianiaya Grup Security PTPN II

Hamparan Perak, barisanbaru.com

Lantaran ketahuan mengumpulkan berondolan sawit 1 karung, Wagiso (48) malah dianiaya Grup Security Tandem Hulu PTPN II yang dipimpin Bapam purnawirawan Suherman, di pos Security Tandem Hulu pada  Sabtu,(26/02/2022) lalu.

Kejadian berawal ketika Wagiso ketahuan mencari berondolan sawit, seketika diboyong ke pos Tandem Hulu PTPN II, Wagiso lantas dihajar dan dianaya dengan menggunakan plat besi kebadan Wagiso hingga babak belur.

Lebih lanjut Wagiso mengatakan kepada wartawan, “karena desakan ekonomi, saya sangat butuh sawit tersebut untuk memasak di dapur sehari-hari, bukan untuk dijual bang”, sambungnya.

Tepat kejadian penangkapan saya persis di perkebunan Semayang di dusun XX Desa payah Bakung Kecamatan Hamparan Perak, setelah itu saya di boyong petugas grup Tandem hulu. Sesampai di pos saya disiksa dan di pukuli pakai kayu dan plat besi di punggung dan badan saya.

Wagiso ditangkap pukul 23.00 WIB dan dipulangkan sekitar pukul 14.00 WIB pada 26 Februari 2022 lalu. Wagiso ditahan kurang lebih 15 jam setelah itu dijemput istrinya yang bernama Misna.

Sewaktu dipukuli Wagiso sempat tidak menyadarkan diri alias pingsan, setelah jelang berapa hari Wagiso melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Hamparan perak pada tanggal 02 Maret 2022 dengan bukti Laporan yang diterima Wagiso guna mengambil Visum Et Repertum (VER) di Puskesmas.

Hingga kini, laporan pengaduan Wagiso diduga “stagnan” alias jalan ditempat tanpa memanggil saksi guna pemeriksaan Polisi lebih lanjut.

Wagiso berharap atas pengaduannya pihak Kepolisian dapat menindak lanjuti atas tindakan oknum Grup Security PTPN II yang menganiaya dan siksa saya, harapnya.

Diberitakan barisanbaru.com sebelumnya, pernah juga warga ketahuan mencuri sawit yang bernama Rudi Hartono alias Kulik, dihajar dan dianiaya Grup Security PTPN II akhirnya menghembuskan nafas terakhir jelang 1 (satu) minggu kemudian kejadian pada 24 Mei 2022 lalu.

Ketika dikonfirmasi Bapam Purn.Suherman melalui telepon seluler miliknya tidak menjawab telepon Wartawan Barisan Baru hingga berita ini diterbitkan pada Sabtu, (4/6/2022)

(red)

 

KOMENTAR ANDA

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: