Kebakaran Yang Melanda 41 Rumah di Jl. Wahidin, DPRD Medan Dorong Pemko Medan Ambil Kebijakan Darurat

Medan | barisanbaru.com
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Medan Rudiawan Sitorus mendorong Pemkot Medan mengambil kebijakan darurat guna membantu korban kebakaran di Jalan Wahidin.

“Kebakaran menghanguskan 41 rumah di Jalan Wahidin, Medan. Pemkot Medan bisa mengeluarkan bantuan dana dari APBD untuk masyarakat Kota Medan. APBD ini tidak harus yang terencana saja, tapi kondisi darurat juga bisa diambil,” ucap Rudiawan di Medan, pada Kamis (5/5/2022)
Sebab, lanjut dia, nasib 154 warga korban kebakaran hingga kini belum jelas, karena masih menunggu hasil kordinasi antara Pemkot Medan dan PT Kereta Api Indonesia.
Ia menyebut saat ini korban kebakaran masih tinggal di tenda pengungsian sementara yang didirikan oleh Pemkot Medan, dan sebagian lagi menumpang di rumah kerabatnya.
Kebakaran hebat telah melanda 41 rumah di Jalan Wahidin, Gang Lurah, Medan, Minggu (1/5) pukul 02.40 WIB. Api baru bisa dipadamkan pukul 06.10 WIB akibat sempitnya akses ke lokasi, sehingga menghanguskan tempat tinggal 154 warga.
“Kami sangat apresiasi bantuan cepat tanggap yang diberikan Pemkot Medan. Namun harus dipikirkan juga nasib para korban. Sampai kapan mereka terus menunggu dalam kondisi itu,” katanya.
Jika kondisi tersebut terus berlarut-larut, kata dia, tentu akan menimbulkan masalah baru, di antaranya aspek kesehatan, kesejahteraan maupun pendidikan bagi anak-anak korban kebakaran.
“Apalagi sebentar lagi anak-anak mulai masuk sekolah, dan tahun ajaran baru. Ini harus dipikirkan untuk pendidikan mereka,” kata Rudiawan.
Kepala BPBD Kota Medan Muhammad Husni mengatakan pihaknya sudah mendirikan tiga tenda pengungsian sementara dan posko pemberian bantuan di lokasi korban kebakaran.
“Kami bersama OPD terkait terus memberikan bantuan berupa makanan pagi, siang, dan malam kepada korban kebakaran di tenda pengungsian,” kata dia.
(End-Dik))

KOMENTAR ANDA

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: