Choir Parinduri Tegaskan Masih Ketua BKPRMI Siantar

Imbau Kader Tidak Mudah Terprovokasi Informasi

SIANTAR – BarisanBaru.com
Ketua DPD Badan Komunikasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Pematangsiantar, Choir Parinduri mengimbau kader dan masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dengan informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya.

“Baik itu informasi dalam bentuk tulisan maupun dalam bentuk gambar, kalau belum terkonfirmasi atau belum terverifikasi, jangan langsung dipercaya,” ujar Choir Parinduri, Minggu (16/8/2026).

Dijelaskanya, belakangan ini beredar informasi di media sosial (medsos) yang menyebut dirinya diberhentikan dari posisi Ketua DPD BKPRMI Kota Pematangsiantar.

Berawal dari informasi itu, Choir menegaskan, bahwa bahwa ia masih sebagai Ketua DPD BKPRMI Kota Pematangsiantar yang sah. Selanjutnya, tidak benar dirinya diberhentikan.

“Belum lama ini ada kabar di medsos yang menyebut saya diberhentikan. Itu tidak benar,” tandasnya.

Sebelumnya, dan hingga saat ini, tutur Choir, ia masih terus membangun komunikasi dan silaturahmi dengan senior BKPRMI dan senior dari berbagai ormas islam yang ada di Kota Pematangsiantar.

Begitupula konsilidasi dengan Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) BKPRMI juga tetap berjalan untuk membesarkan BKPRMI di Kota Pematangsiantar.

“Komunikasi dengan pengurus DPD maupun lembaga BKPRMI di kota ini, juga berjalan. Dan kedepan akan semakin kita perkuat konsolidasi internal, maupun silaturahmi dengan para senior,” katanya.

Lebih lanjut Choir mengajak pengurus dan kader BKPRMI di Kota Pematangsiantar untuk mengurangi rasa curiga yang berlebih. Lalu meningkatkan rasa kebersamaan guna membesarkan BKPRMI melalui ide yang terimplementasikan dalam kegiatan nyata yang berdampak positif terhadap masyarakat.(*)

banner 970x250 banner 970x250 banner 970x250 banner 970x250 banner 970x250 banner 970x250 banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses