SATRESKRIM POLRESTABES MEDAN SEGERA JEMPUT PAKSA DIREKTUR RSU ROYAL PRIMA

Investigasi15 Dilihat

Medan, barisanbaru.com
Laporan polisi yang dibuat Ketua LSM SUARA PROLETAR Ridwanto Simanjuntak,SIP pada tanggal 16 Maret 2026 yang lalu terkait pembatalan operasi lengan sebelah kiri Samuel Simanjuntak yang patah akibat kecelakaan tunggal yang terjadi pada tanggal 25 Januari 2026 yang lalu dimana pembatalan operasi tersebut dilakukan setelah lebih dahulu dr.Jeff Loren (Surg),Sp.OT (dokter ortopedi) menjadwalkan pelaksanaan operasi yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 Februari 2026 namun dibatalkan oleh salah seorang perawat RSU.Royal Prima Medan hanya dengan, “by phone” pada tanggal 7 Februari 2026.
Setelah laporan tersebut hampir empat bulan berjalan, tanggal 11 Juli 2026 satreskrim polrestabes Medan manginformasikan kepada Ridwanto Simanjuntak,SIP secara tertulis bahwa sudah 2 (dua) kali satreskrim polrestabes Medan mengirim surat permohonan keterangan yang ditujukan kepada Direktur RSU.Royal Prima Medan namun tidak hadir tanpa keterangan yang syah. Kita berharap situasi ini merupakan babak baru dimana satreskrim polrestabes Medan akan membawa angin segar bagi Ridwanto Simanjuntak,SIP sebagai pelapor.
Lebih lanjut Ridwanto Simanjuntak,SIP menyatakan bahwa menurut Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana “tidak ada batasan jumlah hari mengenai jarak waktu antara ketidakhadiran panggilan kedua dengan upaya paksa (jemput paksa)”.
Polisi memiliki kewenangan penuh untuk menerbitkan “Surat Perintah Membawa” (jemput paksa) sejak menit pertama terlapor dinyatakan mangkir pada hari dan jam yang ditentukan dalam surat panggilan tersebut.
Dengan demikian, yang menjadi pertanyaan adalah : “siapa orangnya Direktur RSU.Royal Prima Medan yang tidak lama lagi akan dijemput paksa satreskrim polrestabes Medan setelah 2 (dua) kali surat permintaan keterangan dikirimkan kepada Direktur RSU.Royal Prima Medan?”

(K-007)

banner 970x250 banner 970x250 banner 970x250 banner 970x250 banner 970x250 banner 970x250 banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses