Padangsidimpuan, (barisanbaru.com )
Oknum Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution ditengarai tersandung kasus dugaan perambahan hutan lindung dengan menggunakan alat berat milik Dinas PUD Kota Padangsidimpuan. Perambahan dimaksud persis berada di belakang lokasi perkebunan kopi miliknya di desa Batangtura Julu, Kec. Sipirok yang masuk areal hutan produksi.
Dikhabarkan, saat alat berat (backhoe) masuk ke perkebunan kopi milik walikota dimaksud sekira bulan Agustus lalu, kepergok oleh 2 orang aktifis lingkungan dari LSM MPHI (Masyarakat Peduli Hutan Indonesia) dan LSM ALARM . Perdebatanpun tidak terelakkan antara walikota dengan kedua aktifis tersebut.
Apa dasarmu mengatakan ini kawasan hutan, dari siapa kau tahu ? , tanya Irsan kepada kedua aktifis ini , yang dijawab dengan mengatakan bahwa hal tersebut diketahui dari seorang ahli yang kebetulan aktifis ALARM dengan menggunakan alat GPS.
Irsan menyeru seperti tidak yakin dengan mengatakan, akh, saya nggak mau tahu, kalau itu memang kawasan hutan, bawak kemari orang dari kehutanan.
Percakapan ini, dipaparkan kedua aktifis ini kepada media ini, (10/10) di Padangsidimpuan dengan mengatakan bahwa kasus tersebut telah digiring ke Polres Tapsel.
Ternyata Polres Tapsel resfeck menanggapi pelaporan kedua LSM ini dengan langsung turun ke lokasi persisnya tanggal 6 Agustus 2019 lalu, yang ternyata terlihat sudah sempat melakukan land Clearing sekira 5 Hektar di areal kawasan Hutan Produksi .
Polisi saat itu langsung melakukan pengamanan alat berat (backhoe) milik Dinas PUD Kota Padangsidimpuan dengan menyematkan garis polisi (Police Line).
Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, disebutkan bahwa perkembangan penanganan kasus tersebut telah dilakukan pemeriksaan oleh Polres Tapsel kepada Kadis PUD Kota Padangsidimpuan Ir. Armin Siregar dan Walikota Padangsidimpuan di unit IV TIPITER (Tindak Pidana Tertentu). Karena kasus ini terindikasi terseret kepada 2 kasus yakni TIPITER dan TIPIKOR, Polres Tapsel juga telah memeriksa Armin Siregar di unit TIPIKOR . Sedangkan Irsan Efendi Nasution (oknnum walikota) akan juga mendapat giliran pemeriksaan di TIPIKOR .
Walikota Padangsidimpuan, Irsan Efendi saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (5/10) di salahsatu kedai kopi mengatakan bahwa dirinya tidak benar diperiksa oleh Polres Tapsel, akh itukan kata orang, jawab Irsan kepada wartawan saat ditanyakan keterlibatannya soal kasus dugaan perambahan hutan yang dilakukannya.
Irsan juga menyuruh wartawan mempertanyakan pemakaian alat berat yang sudah disegel polisi kepada Kadis PUD, itu bukan urusan, tanya saja kadis PUD , itukan bukan tupoksi saya, tambahnya.
Kasat Reskrim Polres Tapsel AKP. Alexander Piliang , dikonfirmasi via aplikasi Whatsapp , Rabu (9/10) mempertanyakan perkembangan penanganan kasus dugaan perambahan hutan di desa Batangtura Julu, kec. Sipirok kab. Tapsel , hingga berita ini dirilis, belum mendapatkan tanggapan. (Tim)