Medan, barisanbaru.com – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah (Ijeck) mengatakan, para pejabat pembuat akta tanah di Sumut diharapkan dapat menjalin kerja sama yang baik dalam memikirkan pembangunan hukum pertanahan. Karena hukum pertanahan yang bisa mengayomi semua lapisan masyarakat, mencerminkan rasa keadilan, dan visioner terhadap perkembangan politik hukum dewasa ini.

Selanjutnya, responsif terhadap permasalahan hukum pertanahan yang berkembang di tengah masyarakat. Utamanya yang berkaitan dengan hak ulayat masyarakat adat, “jelas Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah saat mengahadiri konferensi wilayah (Konferwil) Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Sumut, di Santika Premiere Dyandra & Convention Hotel, baru-baru ini.

Dikatakan, sejak bergulirnya era reformasi, masalah pertanahan turut mewarnai berbagai tuntutan anggota masyarakat yang mengklaim memiliki hak tertentu atas sebidang tanah dan menghendaki adanya kepastian hukum dalam berbagai jenis hak atas tanah dimaksud. Tuntutan anggota masyarakat ini harus direspon dan disikapi secara arif dan bijaksana dalam koridor hukum agar tidak menimbulkan permasalahan baru ditengah-tengah masyarakat. Oleh karena itu hasil olah pikir Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah dalam konferensi ini diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran yang konstruktif sebagai solusi terbaik bagi penyelesaian permasalahan hukum di Sumatera Utara saat ini, khususnya yang berkaitan dengan masalah pertanahan, tegas Ijeck.

Pada kesempatan itu, Ijeck mengapresiasi dan menyambut baik pelaksanaan Konperensi Wilayah IPPAT. Apalagi, pendaftaran tanah dan pembuatan akta tanah sangat urgen dan berkaitan langsung dengan permasalahan yang dihadapi masyarakat Sumut saat ini, selain permasalahan sosial kemasyarakatan lain.

Sedangkan, Ketua Pengurus Wilayah IPPAT Sumut Elawijaya Alsa,menambahkan, pihaknya siap bekerjasama dengan pemerintah, terutama dalam hal penyusunan peraturan mengenai tanah. “Kami siap bekerjasama dengan pemerintah terkait persoalan pertanahan didaerah ini”. IPPAT mempunyai sifat sosial dan ingin membagi ilmu serta pengalaman kepada masyarakat Sumut dan bersedia ikut dalam penyuluhan-penyuluhan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Ke depan , kami berharap hubungan antara IPPAT dengan Pemprovsu  dapat lebih baik, jelasnya

(SP).