Medan, barisanbaru.com – Suhu politik menjelamg pemilihan presiden (Pilpres) pada 17 April 2019 mendatang semakin memanas. Dua pasangan calon presiden  dan calon wakil presiden (Capres – Cawapres) RI yang bakal tampil nanti yaitu pasangan nomor urut 1 Joko Widodo – KH. Ma’ruf Amin, dan nomor urut 2 Prabowo – Sandiaga Uno, dalam debat Capres  – Cawapres di televisi Kamis (18/1) malam mempunyai visi – misi yang sangat berimbang. Perbedaan pendapat di alam demokrasi ini sah – sah saja, namun Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harus dapat kita jaga bersama.

Demikian disampaikan tokoh agama Kota Medan Legimin Syukri saat diambil komentarnya kepada koran ini di Medan kemarin, agar menjelang pilpres masyarakat diminta untuk dapat menciptakan suasana sejuk, aman dan kondusif.

Selanjutnya, kata Legimin, siapapun yang bakal terpilih untuk menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI, berarti itulah pemimpin di negara ini yang harus kita akui dan hormati bersama. Kepada masyarakat dihimbau, agar dapat menggunakan hak pilihnya. Tentunya bagi kita selaku umat Islam harus dapat memilih pempimpin itu yang dapat membela Islam. Karena sama – sama sudah kita ketahui saat ini, pemimpin yang betul – betul cinta terhadap Islam atau tidak, jelasnya.

Menyinggung adanya berita hoax baru – baru ini terjadi ditemukan sebanyak 7 kontainer yang berisikan kotak suara pemilu dicoblos, saya juga menyarankan kepada segenap lapisan masyarakat agar tidak boleh mempercayainya yang tidak jelas faktanya. Apalagi kita masyarakat yang ada di Sumut khususnya Kota Medan hanya melihat kejadian itu melalui media elektronik, facebook dan media cetak, dan tidak melihatnya secara langsung, jelasnya lagi.

Untuk itu saya selaku tokoh agama Kota Medan menghimbau kepada seluruh umat Islam, agar dalam pilpres 2019 mendatang benar – benar memilih capres – cawapres yang sesuai dengan hati nuraninya. Masyarakat juga diminta untuk tidak golput, karena golput tidak merupakan pilihan yang tepat. Gunakan hak suara anda masing – masing tanpa ada paksaan dari pihak manapun. Karena suara anda sangat menentukan nasib bangsa Indonesia pada 5 tahun mendatang, tegas Legimin Syukri. (SP).