Barisan Baru ( tapsel ) Sungguh sangat memalukan, ditempat lingkungan rumah sakit daerah Sipirok  ada tempat pembakaran ataupun, pembuangan alat alat medis rumah sakit, sejenis suntik bekas, selang infus, botol infus, berbagai merk, juga macam macam alat alat medis  hasil pantauan pers barisanbaru , tgl 28 / 08 / 2018 namun ketika di komfirmasi, salah satu petugas medis kabit pelayanan F. B.t Bara melalui seluler, tentang tanggapan beliau namun tak menjawab, dan beberapa kali, awak media mempertanyakan tentang fhoto fakta visual ini, namun miris tidak ada tanggapan, untuk memberi keterangan pada team awak media, sampai berita ini dimuat, sebagai sosial control, team awak media menduga pihak rumah sakit umun daerah sipirok, telah mengkangkangi, Peraturan Pengelolaan Limbah B3, UU No 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan pengelolaan Lingkungan hidup, juga PP No 101.

Tahun 2014 Tentang pengelolaan limbah bahan berba

haya dan beracun, dan ironisnya rumah sakit daerah sipirok, sudah sering kepergok membakar atau, mengumpulkan bekas alat alat medis.

Namun tak pernah ada pihak terkait menegurnya, atau mengawasi, baik pihak Badan Lingkungan Hidup ( BLH ), Dinas Kesehatan (Dinkes ), begitu juga Dewan Perwakilan Rakyat ( DPRD ), Seperti Rumah Sakit Umum kebal hukum, apalagi Rumah Sakit Umum, yang dikenal, untuk pasilitas merawat untuk orang sakit, malah dilihat secara pandang kacamata awak media malah menambah dugaan

penduduk lingkungan sekitarnya, terserap virus limbah B3 yang menyebar lewat, pembakaran Limbah bekas, bahan alat alat medis, dan begitu juga dengan dinas terkait, yang diduga pandang sebelah mata, dan awak media sampai memuat berita ini. J.S