Hamparan perak, barisanbaru.com –  Proyek Alokasi Dana Desa (ADD) tahap ke III Pembangunan Sarana dan Prasarana Kantor Desa 2018 di Dusun V Desa Kota Datar, Kecamatan Hamparan Perak diduga tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB), pasalnya renovasi pembangunan Kantor Kepala Desa yang dikerjakan dibelakang kantor tersebut diduga diselewengkan karena hingga kini kondisinya belum rampung alias tidak sesuai Penunjukan Teknis (Juknis) dan Penunjukan Pelaksaanaan (Juklak) RAB yang ada, pada Jumat, (4/1/2019).

                Berdasarkan amatan wartawan barisanbaru.com dilokasi tersebut, tampak terlihat pada dinding belakang Kantor sungguh sangat memprihatinkan,  kayu dan papan berserakan, serta tangga perancah yang belum dirapikan.

                Hingga kini, anggaran yang bersumber dari APBN Dana Desa  Sarana dan Prasarana Kantor Desa 2018 di Dusun V Desa Kota Datar senilai Rp.71.049.300,-  belum rampung diplaster dinding luar di belakang  kantor tersebut. Apakah dalam RAB diperbolehkan proyek seperti ini????

Kepala Desa Kota Datar, Mazni, SPdi ketika dikonfirmasikan melalui telepon seluler menjawab, tidak tau menahu dan tidak ada saya kerjakan proyek tersebut, bahkan dengan jawaban yang kasar serta tidak professional menjawab “Tanya Pada Tuhan”, elaknya kepada wartawan sembari langsung menutup handphone ,pada Minggu, (6/1/2019) sekira pukul 15.30 WIB Sore.

Jawaban tidak professional seorang Oknum Kepala Desa seperti itu apakah pantas menjadi panutan dan juga pemimpin masyarakat????

Entah kenapa, pertanyaan wartawan ketika mengkonfirmasi soal proyek Dana Desa tersebut dijawab dengan keras oknum kades tersebut, bahkan terkesan mengelak dengan menjawab “Tanya Pada Tuhan”. Sehingga diduga Dana Desa diselewengkan oknum Kades tersebut.

Menurut beberapa warga masyarakat Desa Kota Datar, mengharap kepada pihak Kepolisian, Kejaksaan untuk menindak tegas Oknum Kades Mazni, SPdi yang diduga menyelewengkan Dana Desa.

(Zoel)