Barisanbaru(tapsel)Sidang pembacaan tuntutan Ryan Ginting S.H. selaku Jaksa Penuntut Umum ( JPU ), yang bertugas di Kejaksaan tapsel. selasa 15/01/2019 di dalam pengadilan negri kota padangsidimpuan jalan Serma Lian kosong no enam ( 6 ).Dalam pembacaan JPU, beliau membacakan tuntutan sembilan (9 ) tahun penjara, untuk Tersangka IMSAR SIMANJUNTAK tiga puluh lima (35 ) tahun, namun pihak sikorban saat dikofirmasi awak media, ibu kandung sikorban DORMIDA SIMANULLANG enam puluh dua ( 62 ), Selaku Orang Tua korban Almarhum SANRO SIMANJUNTAK Tiga puluh ( 30 ) tahun, tidak menerima tuntutan tersebut, sebab sungguh tidak layak tuntutan diberi hanya sembilan tahun, karna anakku satu satunya, juga hanya Dia hartakuu satu satunya, mengapa mereka kejam sekali pihak penegak hukum memberi tuntutan hukuman sangat ringan, sebab anakkku meninggal tidak lajim, dibunuh di kebun dengan luka tusukan benda tajam, terus tiga hari baru terungkap bahwa anak saya meninggal dunia, sudah berulat juga tidak berbentuk manusia lagi, sebab badannya sudah berulat, dan beberapa keluarga korban juga saat dikomfirmasi, Alpon Simanjuntak lima puluh dua (52 ) tahun, selaku saksi dipersidangan memberi keterangan awal kejadian Minggu malam 26/08/2018 sekitar jam 20.30 wib, pihak Imsar ( Tersangka ) dan Sandro (Almarhum korban ) menuai pertengkaran di suatu lapo tuak, yg berada di Desa Purba Tua kecamatan Tano Tombangan ( Tatom ), kejadian pertengkaran berawal Sandro mencari Imsar yang sudah orang setempat tau keakraban mereka dalam sehari hari, namun yang di cari Sandro tidak ketemu, namun yang di temukan anak Imsar yang bernama Hercules Simanjuntak lima (5 ) tahun, dan Sandro bercanda pada anak Imsar sambil menarik narik mainannya, namun Hercules langsung memaki maki Sandro dan mengucapkan kata kata kotor Sandro terkejut, langsung menayakan Hercules ” kok kamu bisa ngomong jorok siapa yang mengajarimu bilang begitu…!! bapakmu iyaa..?? nanti kutikamlah bapakmuu itu..!!” kata Sandro, diselang waktu Hercules lapor pada bapaknya kalau bapaknya mau ditikam sama Sandro, spontan Imsar menjumpai Sandro di lapo tuak yang biasa tempat mereka berkumpul, dan sesampainya Imsar di tempat lapo tuak mereka saling tuding menuding, jadi timbul selisih paham, namun disaat beberapa waktu menurut keterangan saksi Alpon simanjuntak, kembali akrab dan minum seperti biasa hingga orang itu memutuskan bareng pulang. tepat minggu malam tanggal 26/08/2018 sekira jam 20.30 Wib Sandro tak tau dimana rimbanya, dan di selang waktu Sidang Tiga hari kemudian Tepat Rabu tanggal 29/08/2018 mayat Sandro ditemukan dikebun warga yang bernama KOLBET SIMANJUNTAK. yang menemui mayat Almarhum Sandro adalah pekerja kebun yang marga SITUMORANG Selaku pekerja kebun mengarah ketempat Kolbet. barulah kasus ini terungkap juga dilaporkan kepada pihak penegak hukum untuk ditindak lanjuti. dan pada hari kamis tanggal 20/09/2018, Imsar menyerahkan diri yang didampingi kepling, juga keluargannya, dan diselang sidang kesaksian 4/12/2018 Awak media juga mengkomfirmasi pihak Tersangka yang bernama THAMRIN PASARIBU S.H, Selaku pengacara Tersangka di kantin, pengadilan negri padangsidimpuan, Beliau mengatakan bahwa saya hanya bisa meringankan hukumannya. dan pada saat sidang kesaksian di pengadilan padangsidimpuan, beberapa hasil kesaksian yang mana Saksi yang hadir, Lenny Simanjuntak, Alpon simanjuntak, carles Simanjuntak, juga Letda Sumanto Naibaho, selaku polisi yang bertugas di unit polsek kecamatan pintu padang kabupaten Tapanuli selatan, yang di pimpin hakim ketua HASNUL TAMBUNAN S.H M.H, Anggota FAHDIL PARDAMEAN BATEE S.H, Anggota CAKRA TONA PARHUSIP S.H M.H, panitera, dari hasil keterangan kesaksian Saksi dalam sidang di dalam pengadilan padangsidimpuan, mengikuti sidang bahwa mayat ditemukan, Rabu 29/08/2018 sekira jam 8.00 Wib dari hasil informasi masyarakat, dari Tempat Kejadian Perkara ( TKP ), di temukan barang bukti (BB ), satu benda pisau dapur yang sudah berkarat, namun ketika dikomfirmasi pihak masyarakat, Marhusa pasaribu enam puluh dua (62 ) tahun, beliau mengatakan, ada beberapa saksi lagi yang belum dipanggil, BENNY SIAGIAN beliau saksi dikepolisian namun dipersidangan tidak dipanggil diperidangan, WASHINGTON SIMANJUNTAK juga saksi di pemeriksaan di kepolisian tidak dipanggil di persidangan, DEDY DABOLO saksi di pemeriksaan di kepolisian juga tidak dipanggil di persidangan, Sampai saat ini selasa 15/01/2019 pembacaan tuntutan oleh JPU mereka tidak pernah dihadirkan, tuturnya sampai berita ini di muat. (J.S )