Medan (BarBar)
Sungguh trauma yang sangat mendalam dialami Gina Yustiani (6),bocah korban perbuatan cabul oleh Orang Tak Kenal (OTK) yang dilakukan pada Selasa, (14/8) lalu di Gang.Rotan Tanjung Morawa, hingga kini pelakunya masih bebas berkeliaran alias belum tertangkap pihak kepolisian.
Kronologi Kejadian tragis yang menimpa Gina,pelajar yang masih duduk di Kelas 1 Sekolah Dasar (SD) di Tj.Morawa tersebut berawal ketika Gina hendak pergi belajar Mengaji di Sore hari, ditengah jalan Gina bertemu dengan Seorang Tak Kenal mengajak pergi dengan menaiki Sepeda Motor. Seperti merasa dihipnotis Gina menuruti saja kemauan OTK tersebut berboncengan menuju salah satu rumah kosong yang belum selesai dibangun,disinilah OTK tersebut melampiaskan nafsu bejatnya dengan memperkosa Gina hingga berlumuran  darah, seusai berbuat cabul pelaku OTK meninggalkan Gina begitu saja dirumah kosong di Tempat Kejadian perkara (TKP) tersebut, seketika penuh sontak Gina pun menangis langsung dihampiri Warga dan diantar kerumah Orangtuanya dusun III, Bangun Sari Baru, Tanjung Morawa.
Tidak terima anaknya dicabuli, Yusfandi Ayah Gina melaporkan perbuatan cabul yang dialami anaknya ke Polres Deli serdang. laporan Yusfandi diterima Ps.PANIT SPKT “C” dengan No.STPL/512/VIII/2018/SU/RES DS. berlanjut pada Senin,(20/8) Polres deli Serdang memanggil dan meminta keterangan SRI H, ibunya Gina guna penyidikan pengejaran OTK.
Hingga kini sudah sebulan lebih lamanya, kasus “predator” Anak yang menimpa Gina belum terungkap pelaku OTK yang ditangani Polres Deli Serdang, padahal Kasus predator Anak merupakan kasus Nasional yang harus segera ditangani Kepolisian, karena dikhawatirkan akan banyak jatuh korban anak-anak lainnya akibat masih bebasnya Pelaku yang senantiasa memangsa hingga kini  belum tertangkap.
A.G Sitepu, Intel Polres DS yang mendalami kasus tersebut ketika dikonfirmasi wartawan BarBar pada Senin, (17/9) membenarkan belum tertangkapnya pelaku pencabulan.
“Pelaku belum dapat ditemukan karena masih kurangnya informasi ciri-ciri Pelaku, meskipun terekam kamera CCTV masih kurang jelas gambarnya, apalagi jenis dan Plat sepeda motor pelaku,” terangnya kepada wartawan BarBar ketika ditemui di Pos INELCo Tj.Morawa.
(K001)