Kapolda Harap Pilkada Sumut Tak Terpengaruh Situasi Jakarta

Medan, barisanbaru.com
Pilkada Serentak bakal digelar pada 9 Desember 2020 di 23 kabupaten/kota di Sumatera Utara (Sumut). Pasukan Kodam I/BB dan Polda Sumut pun menggelar patroli gabungan skala besar untuk menjaga helatan Pilkada 2020.
Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Martuani Sormin menyatakan patroli Gabungan TNI-Polri dan Pemerintah Kota Medan dilakukan demi memberikan rasa aman.

Ia pun berharap helatan politik di wilayahnya tak terpengaruh dengan situasi politik di Ibu Kota.
“Mudah-mudahan suasana di Jakarta tidak berimbas ke Sumut. Personel TNI-Polri di wilayah Sumut siap mengamankan Pilkada. Siapapun yang menghalangi akan ditindak tegas. Tidak boleh ada pihak manapun yang menghalangi hak politik setiap warga,” tegas Martuani di Lapangan Benteng Medan, Selasa (8/12).

Patroli gabungan skala besar dilakukan serentak di 23 kabupaten dan kota yang menggelar Pilkada 2020.
“Patroli ini juga untuk mengimbau warga menggunakan hak politiknya dalam memilih calon kepala daerah,” sambung dia.
Untuk penjagaan Pilkada kali ini, Polda Sumut telah menerjunkan sejumlah personel dan ditambah bantuan dari Prajurit Kodam I/BB.

“Kita telah mengirimkan personel untuk pengamanan Pilkada serentak yang nantinya juga kita akan dibantu oleh personel TNI yang berada di daerah dalam hal ini Korem dan Kodim, saat ini pasukan sudah berada di lokasi TPS hingga lokasi paling jauh di Kepulauan Nias,” terang dia.
Lihat juga:
Penyelenggara Pilkada Disebut Berhak Tolak Pelanggar Prokes

Sementara Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin menambahkan TNI dari tiga matra di jajarannya siap mendukung operasi pengamanan Pilkada serentak 2020 di wilayah Sumut.
“Melalui patroli ini, kami memberi keyakinan agar masyarakat tetap menggunakan hak pilihnya dan tetap melaksanakan Protokol Kesehatan pencegahan Covid-19,” tutur Hassanudin.
Pangdam Hassanudin pun menambahkan, patroli gabungan skala besar digelar guna mencegah kerawanan konflik sosial di masyarakat yang dikhawatirkan akan merusak integrasi bangsa.
“Hal ini yang harus kita waspadai dan jangan sampai terjadi di wilayah Sumut, khususnya Kota Medan dan sekitarnya,” pungkas Hassanudin.
Bakal ada 23 kabupaten/kota di Sumatera Utara yang menghelat Pilkada antara lain Asahan, Humbang Hasundutan, Karo, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Mandailing Natal, Nias, Nias Barat, Nias Selatan, Nias Utara, Pakpak Bharat, Serdang Bedagai, Samosir, Simalungun, Tapanuli Selatan, Toba, Binjai, Medan, Gunungsitoli, Pematangsiantar, Sibolga dan Tanjungbalai.

(fnr/NMA)

Leave a Reply

%d bloggers like this: