Ket : aksi debt kolektor yang tidak terpuji

Percut Sei Tuan – barisanbaru.com

Modus penipuan banyak dilakukan orang-orang sekarang ini  dengan  menghalalkan berbagai cara agar tujuan yang dimaksud dapat tercapai sebagaimana yang di lakukan oleh  sekelompok orang yang mengaku sebagai debit colector yang setiap hari gentayangan  di jalan, apakah itu resmi atau  tidak hanya pihak leasingnya yang lebih mengetahui.

Menurut pantauan media ini dilapangan, setiap harinya  sekelompok orang  yang berpenampilan sebagai seorang debit colector melintasi di jalan berjumlah sekitar 50 orang itu. Ada sebagian yang menunggu di persimpangan jalan, SPBU, Jl.Laut Dendang, jalan Tol Laut Dendang dan markas mereka di simpang Jalan Cemara persimpangan Jl. H. Anif ada warung kopi. Banyak  masyarakat pengguna jalan dengan  mengendarai sepeda motor sering dikejar-kejar oleh debt colector tersebut. Hal ini jika dibiarkan berlarut-larut maka situasi keamanan semakin tidak kondusif. Banyak masyarakat yang akan menjadi korban.

Untuk itu dihimbau kepada seluruh masyarakat pemilik kendaraan sepeda motor yang hendak melintasi Gg.Sawah Pasar  XI, Jalan simpang Bandar Setia, Desa laut Dendang, jalan tol Meteorologi hingga ke Jalan Cemara Desa Sampali, agar dapat berhati-hati. Karena debit colector kampungan  setiap harinya mencari mangsa. Mereka melihat mana orang-orang  yang dilihatnya lemah itulah yang menjadi “santapannya”. Karena meskipun pemilik sepeda motor bermasalah atau tidak melunasi angsuran kredit sepeda  motor dari showroom yang diambil dari semula, pihak debt colector  tidak  sembarangan untuk mengambil sepeda motor konsumen secara paksa di jalanan. Pihak debt colector untuk menarik sepeda motor  bermasalah sebelumnya harus memperlihatkan identitasnya dari leasing apa , harus menunjukkan surat tugas dan harus ada izin penyitaan dari pengadilan. Ternyata kenyataannya dilapangan  berbeda, debt colector hanya menakut-nakuti masyarakat  untuk merampas sepeda motor konsumen.

Menurut informasi yang dihimpun media ini dilapangan belum lama  ini pemilik sepeda motor NMAX ketika melintasi Jl. Ps.XI Desa B.Klippa kecamatan Percut Sei Tuan dihampiri dari belakang oleh sejumlah orang yang berpenampilan sebagai debt colector, menunjang sepeda motor tersebut. Pemilik sepeda motor NMAX terjatuh, orang tak dikenal tersebut melarikan sepeda motornya. Hal ini sudah menjadi viral namun belum ada upaya tindakan tegas dari aparat kepolisian untuk menangkap orang-orang tersebut.

Untuk itu dihimbau kepada pihak kepolisian Polsek Percut Sei Tuan agar dapat melakukan patroli khususnya baik itu dipagi hari, siang, maupun malam hari di jalan-jalan yang rawan sering dilintasi yang mengaku sebagai debt colector tapi rupanya penjahat. Agar masyarakat lain yang melintasi jalan-jalan tersebut tidak menjadi korban perampasan  sepeda motor oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Untuk itu dihimbau agar lebih berhati-hati. Karena jika aparat kepolisian tidak cepat mengambil tindakan, maka dikhawatirkan hukum rimbalah yang terjadi dan sudah banyak debt colector yang nyaris dibakar oleh massa karena bekerja tidak profesional dan hanya mengandalkan sistem preman yang dilakukannya. (Tim)

By Adm