Depok, barisanbaru.com – Hari ini, tepat 24 Januari 2019, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok atau BTP Resmi bebas. Sejumlah pendukung menyambut kebebasan Basuki Tjahaja Purnama atau BTP. Mereka mendatangi Markas Korps Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok, sambil membawa lilin pada Rabu (23/1/2019) sekitar pukul 20.25 WIB.
Menurut pantauan wartawan,ada delapan pendukung Ahok yang mendatangi Mako Brimob. Mereka sempat meminta masuk, namun tidak diperbolehkan oleh petugas.


Mereka membawa lilin dan membentangkan spanduk berukuran sekitar 1×2,5 meter betuliskan “Kongkow dan Ngobrol ‘Ahoker’, Sampai Kapan pun Perjuangan Tak Pernah Usai,” begitu tulisan di spanduk tersebut.
Para Ahoker berbaju seragam, yakni kemeja kotak-kotak. Mereka duduk di trotoar sambil menyalakan lilin.
Pendukung mengungkap maksud dan tujuannya datang ke Mako Brimob. Mereka ikut berbahagia karena Ahok segera bebas.


Digosipkan, Ahok akan menikahi polwan cantik bernama Bripda Puput pada bulan depan.
Bripda Puput adalah polisi wanita yang dikabarkan akan dinikahi Ahok sebebas dari penjara. Puput adalah bekas ajudan mantan istri Ahok, Veronica Tan. Sebelumnya, dia bertugas di Direktorat Objek Vital Polda Metro Jaya. Kini Puput bertugas di Detasemen Pelayanan Markas Mabes Polri.
Kabar rencana pernikahan itu pertama kali diungkapkan oleh Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi. Politikus PDIP itu mengatakan Ahok bakal menikah dengan Puput pada 15 Februari 2019 atau sekitar satu bulan setelah bebas dari penjara pada 24 Januari 2019.
Prasetio menuturkan Ahok bakal menikah di Jakarta atau Jawa Timur. Dia dan mantan Wakil Gubernur DKI Djarot Saefullah Hidayat akan menjadi saksi pernikahan mereka.
Sesuai Jadwal, Ahok bebas penuh pada Kamis, 24 Januari 2019. Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan Ahok akan dibebaskan dari Rumah Tahanan Markas Komando Brigade Mobil, Depok. Walau begitu, urusan administrasi pembebasannya akan diurus di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang. “Prosedur administrasinya diselesaikan di Cipinang, nanti pembebasannya di Mako,” katanya.
Ahok dijatuhi hukuman dua tahun penjara karena terbukti bersalah dalam kasus penodaan agama terkait pidatonya di Pulau Seribu. Pidato itu juga memicu demonstrasi besar pada 4 November dan 2 Desember 2016. Sebelumnya, dari mana Ahok akan dibebaskan masih dipertanyakan. Ahok sebenarnya merupakan warga binaan Lapas Cipinang, namun di dipenjara di Rutan Mako Brimob, Depok
(BB22)