Medan –  Gebyar minat dan bakat siswa yang digelar di SMK Negeri 1 Beringin sejak Rabu – Kamis (21-22) November 2018 kemarin yang diikuti ratusan siswa – siswi SMK /  SMA se-Sumut berlangsung sukses dan lancar. Para siswa tampil menunjukkan bakat optimal masing – masing, terutama siswa SMK Negeri 1 Beringin juga menampilkan karya – karya mereka sesuai jurusan masing – masing.

            Kepala SMK Negeri 1 Beringin Ilyas, M.Pd dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini digelar sebagaimana instruksi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan agar sekolah menggelar kegiatan yang mengoptimalkan minat dan bakat siswa, tidak hanya fokus bekerja teori di kelas saja. Kegiatan ini juga dirangkaikan dalam memperingati Hari Guru yang di peringati setiap tanggal 25 November.

            Kita ingin para siswa tidak hanya belajar akademik di kelas, tetapi di luar kelas juga harus ditampung baik olahraga maupun seni. Kami berupaya perlahan – lahan tapi pasti meningkatkan kompetensi akademik siswa. Kalau selama ini hanya pendidikan karakter dan ligkungan, menempa anak untuk bertanggung jawab menjadi pribadi yang baik. Maka bab berikutnya meningkatkan kompetensi akademik mereka agar seimbang, jelasnya.

            Acara itu juga diisi dengan fashion show busana dan kreasi tata rias ditampilkan dengan baik. Melalui kegiatan ini saya berharap, paradigma di masyarakat mengenai pendidikan di SMK khususnya pariwisata, tata rias  dan tata busana dapat diubah, jelasnya lagi.

            “Selama ini ada pemikiran, untuk apa belajar menjahit ?, untuk apa belajar tata rias, semua orang bisa berbedak, apalagi belajar perhotelan yang dipandang sebagai tempat yang tidak baik. Padahal ke depan ini semua dibutuhkan dengan keterampilan, para siswa tidak akan menjadi beban di masyarakat”, sebutnya.

            Kepala Dinas Pendidikan Sumut Dr. Arsyad Lubis dalam sambutannya, mengatakan, melalui kegiatan unjuk kemampuan, sekolah membuktikan sejauh mana upaya mempersiapkan generasi untuk bersaing di masa depan. Hal ini sejalan dengan visi Gubernur Sumut, untuk mewujudkan masyarakat yang bermartabat. “Orang bermartabat yaitu orang yang bisa beridiri sendiri, yang kuat, tidak mudah diombang – ambing. Untuk menjadi bermartabat harus punya pekerjaan, punya keahlian, dan itu dapat dimulai dengan belajar, jelasnya.

            Sebenarnya, lanjut Arsyad, “Yang paling berperan dalam menciptakan manusia bermartabat adalah pendidikan. Dengan pendidikan, masyarakat punya keterampilan, punya pekerjaan dan penghasilan. Ke depan tentunya kita akan terus mengembangkan revitalisasi SMK sesuai potensi daerahnya, misalnya di Nias kita fokus pada pertanian dan pariwisata, karena potensinya disitu’, sebutnya.

            Dalam kesempatan itu juga, digelar peluncuran majalah sekolah yang bertajuk “Future”. Majalah sekolah itu nantinya akan terbit secara periodik, tiga bulan sekali dan melibatkan siswa dan guru dalam pengajarannya. Diharapkan siswa dapat menyalurkan bakat menulis mereka melalui majalah tersebut, sebutnya lagi.

            Sementara itu, Humas SMKN 1 Beringin Sudung Sinabutar, S.Kom kepada awak media ini menambahkan, ada enam cabang lomba yang digelar hari itu, diantaranya seni tari yang diikuti 18 group, vokal solo 19 peserta, cipta puisi 35 peserta, cerpen 15 peserta, band 4 peserta, futsal 10 tim, dan voli 10 tim. Acara juga dihadiri Camat Beringin Ahmad Tarmuzi, mewakili Danramil Kecamatan Beringin, mewakili Kapolsek Kecamatan Beringin, serta undangan lainnya.

(SP).