Medan, (BarBar)
Daniel Hermawan Lumban Tobing siswa kelas XI SMA Cahaya Medan, pecatur junior berbakat Sumatera Utara telah berhasil menjuarai kejuaraan catur Asia bertajuk 3rd Eastern Asia Youth Chess Championship 2018 di Shanghai, China yang sudah berlangsung sejak 1 s/d 10 Agustus lalu. Daniel telah menyabet tiga medali sekaligus dalam kejuaraan catur kelompok U-16, yakni 2 emas dan 1 perunggu. Dua medali emas diraih dari nomor catur kilat 3 menit plus dan catur klasik/standart. Sedangkan medali perunggu dari catur cepat 25 menit.
Raihan medali emas di nomor catur klasik membuat Daniel sukses memenuhi targetnya meraih gelar Master FIDE (MF), dan sekaligus mendapatkan Norma Master Internasional (MI) pertamanya, jelas Kabid Binpres (Pembinaan & Prestasi) Drs.Hotman Torkis Siahaan kepada awak media ini kemarin.
Selanjutnya, dikatakan, Daniel meraih medali emas catur klasik dengan mencatat nilai nyaris sempurna 8,5 match point. Daniel sekali bermain remis dengan pecatur Mongolia dan delapan laga lainnya dilalui dengan kemenangan, termasuk saat menghadapi dua pecatur China. Atas prestasi yang diraih ini, Daniel mengaku bersyukur bisa bertanding maksimal selama 10 hari di China dengan fisik yang sehat dan pikiran yang jernih. Meski demikian, dia mengaku masih banyak yang perlu dibenahi dari dirinya tidak ingin terlalu larut dengan kemenangan ini.
“Saya harus meningkatkan lagi kemampuan, dan harus kembali persiapan mengikuti berbagai turnamen ke depan untuk mendapatkan Norma Master Internasional. Saya berharap olahraga catur di Sumut semakin maju, sebut Daniel. Atas keberhasilan menyandang gelar juara catur Asia, Daniel disambut gembira Ketua Percasi Sumut Parlindungan Purba melalui Ketua Harian Perry Iskandar yang menyambut kepulangan Daniel bersama Kabid Binpres Drs.Hotman Torkis Siahaan, kedua orangtua Daniel dan sejumlah siswa SMA Cahaya Medan.
“Daniel asset Sumatera Utara dan Indonesia, dia pecatur sangat potensial. Percasi Sumut akan terus memberikan dukungan kepada Daniel baik dari segi moril maupun materil, khususnya saat dia akan menambah jam terbang mengikuti kejuaraan internasional, ujar Perry Iskandar.
Kabid Binpres Percasi Sumut Drs.Hotman Torkis Siahaan mengaku puas dengan prestasi Daniel. Awalnya, Daniel ditargetkan meraih nilai 8 match point untuk bisa juara catur klasik. Tapi Daniel justru meraih nilai nyaris sempurna 8,5 MP. “Capaian Daniel luarbiasa. Latih tanding yang sebelumnya saya siapkan buatnya dengan menghadapi tiga master membuat persiapannya lebih maksimal. Saya targetkan dalam empat tahun ke depan, Daniel menjadi Grand Master” tandas Hotman Torkis yang juga Kepala SMPN 4 Medan. (SP).