Medan,(BarBar)
Pelantikan pengurus wilayah Nahdlatul Ulama (NU) Sumatera Utara periode 2017-2022 berlangsung belum lama ini di Kampus Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Jl. H. Abdul Manaf Lubis/Gaperta Ujung Kecamatan Medan Helvetia, dihadiri warga NU dari 33 Kabupaten/Kota se-Sumut. Acara pelantikan yang dirangkaikan musyawarah kerja itu dihadiri Ketua Umum Pengurus Besar NU Prof. Dr. Said Agil Siraj, MA, Wakil Ketua NU Prof. Dr. Marsudi Suhut, MA, mewakili Gubsu, mewakili Pangdam I/BB, mewakili Kapoldasu, Bupati Deli Serdang Drs H.Ashari Tambunan, unsur SKPD serta ratusan pengurus dan anggota NU lainnya.
Ketua Umum PB. Nahdlatul Ulama Prof. Dr. Said Agil Siraj, MA dalam bimbingan dan arahannya menghimbau agar warga NU harus turut serta berperan dalam kerukunan umat beragama. Kemudian warga NU dapat memberikan kesejukan kepada umat serta dapat mengantisipasi berita-berita hoax yang selama ini hangat dibicarakan melalui media sosial. Kita jangan mudah terpengaruh dan percaya terhadap berita-berita yang menyesatkan, harus dapat kita saring terlebih dahulu atas kebenarannya, jelasnya.
NU adalah salah satu ormas Islam merupakan garda terdepan dari pemerintah dalam menjaga stabilitas keamanan negara terlebih-lebih dalam menciptakan iklim yang kondusif di tengah-tengah masyarakat. Secara institusi NU bukan merupakan partai politik, namun secara perorangan silakan saja bagi warga NU yang punya kesempatan untuk terjun ke dunia politik. Setiap calon Kepala Daerah maupun calon legislatif yang berasal dari warga NU harus tetap kita dukung, jelasnya lagi.
Sementara itu , Wakil Ketua Pengurus Wilayah/Ketua Panitia Drs HM.Adlan Damanik, MA menjelaskan, sejak 3 Agustus 2018 lalu dari utusan setiap kabupaten/kota se-Sumut melaksanakan registrasi di Balai Diklat Kemenag Sumut Jl.Pinang Baris Medan. Sebanyak 250 peserta dari berbagai daerah menghadiri acara pelantikkan di Kampus UNU, kita persiapkan bus guna menghindari kemacetan arus lalulintas. Alhamdullillah, dengan kekuatan Banser NU sehingga acara dapat berjalan lancar mulai dari awal hingga berakhirnya acara, sebutnya.
NU merupakan salah satu organisasi masyarakat (Ormas) terbesar di Indonesia bukan merupakan partai politik, tapi NU tetap mendukung calon-calon kepala daerah atau calon legislatif yang berasal dari NU. Tidak diragukan lagi sejak kemerdekaan RI 17 Agustus 1945 hingga saat ini, NU tetap mempunyai prinsip yaitu NKRI dan Pancasila adalah harga mati, tandas Adlin.
Susunan pengurus wilayah Nahdlatul Ulama Sumut periode 2017-2022 diantaranya, Ketua Afifuddin Lubis, Wakil Ketua, Ashari Tambunan, Wakil Ketua Drs HM Adlin Damanik, MA, Sekretaris Akmal Siregar, Bendahara Baharuddin Berutu, serta di bantu oleh bidang-bidang organisasi lainnya. (SP).