TOP NEWS

Pemko Medan Diduga “Kangkangi” Pengelolaan Pasar Pringgan

Medan(BarBar)Pemerintah Kota (Pemko) Medan diduga telah “Kangkangi” komitmen dengan kembalinya pengelolaan Pasar Pringgan ditunggangi oleh pihak swasta, dalam hal ini PT Parbens diakui berhak mengelola Pasar dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi C tentang pengelolaan Pasar Pringgan di gedung DPRD Kota Medan, Selasa (6/03) lalu.
Sejatinya, Pemko berjanji pengelolaan Pasar Pringgan dikembalikan ke PD Pasar sebelum keributan eksekusi beberapa waktu lalu.
Diduga proses eksekusi pengosongan Kantor PT. Triwira Loka Jaya (TLJ) selaku pengelola swasta Pasar Pringgan sebelumnya “dikangkangi”oleh Satpol PP bersama PD Pasar September 2017 lalu.
“Hanya dari September 2017 sampai Januari 2018 saja yang dikelola PD Pasar,” namun sekarang ini dikelola swasta kembali yakni PT Parbens.
Kerjasama antara Pemko Medan dengan PT Parbens perlu ditinjau ulang. Belum lagi, uang yang disetorkan ke Pemko Medan dinilai terlalu kecil.
Dalam perjanjian yang telah disepakati, pihak PT Parbens hanya membayar Rp1.6 miliar atau sekitar Rp200 juta lebih per bulannya. Sementara saat dikelola PD Pasar paska pengalihan dari PT Triwira Loka sebesar Rp510 juta.
“Sejak September 2017 akhir sampai Januari 2018 pendapatan yang kami kumpulkan sebesar Rp510 juta,” terang Direktur Administrasi dan Keuangan PD Pasar, Osman Manalu.

Pendapatan tersebut dari 11 item yang dikelola seperti, biaya perawatan, listrik, air, kebersihan, jaga malam, retribusi kios harian, parkir, dan lainnya.imbuhnya (Tim)

2 thoughts on “Pemko Medan Diduga “Kangkangi” Pengelolaan Pasar Pringgan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *