TOP NEWS

Dugaan Korupsi Kabupaten Madina, Kejatisu Didesak Tetapkan Tersangka

Medan (BarBar)Sudah 3 (tiga) bulan berlalu,Penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara hingga saat ini belum menetapkan satupun tersangka dalam kasus dugaan korupsi Tapian Siri-siri senilai 8 M bersumber APBD Kabupaten Mandailing Natal.
“Kejatisu jangan prioritaskan kasus ini dari fullbaket menjadi penyelidikan”,apakah karena diduga ada terkait orang nomor satu “dikota burung” berinisial “DH” dalam kasus tersebut meski sudah banyak yang diperiksa namun satupun belum ada yang ditetapkan tersangka????.
Hal tersebut dikatakan Ketua Umum LSM Usut Koruptor Uang Negara (UKUr) Sumut,Hendy Setiawan diruang kerjanya Jl.Tanjung Morawa, Senin (12/3).
Kejatisu berjanji akan prioritaskan kasus proyek pembangunan Tapian Sirisiri Syariah dan Taman Raja Batu.Seperti diutarakan Kasi Penkum Kejatisu, Sumanggar Siagian bahwa pihaknya lebih memprioritaskan kasus ini yang diterima penyidik di awal tahun 2018.
“Kita terima pengaduan kasus ini awal tahun. Dan ini kasus yang besar. Jadi kita prioritaskan untuk menuntaskannya. Makanya penyidik sudah naikan status menjadi penyelidikan dari fullbaket. Dan kita sudah gelar ekspos internal,” ujar Sumanggar, Rabu (7/3) lalu.

“Kita utamakan kasus ini. Dan kita serius untuk menangani. Tidak akan ada tebang pilih. Jika sudah ada bukti yang cukup maka akan kita tetapkan tersangka,” bebernya.

Penyidik saat ini sudah mendapatkan bukti yang mengarah untuk menaikan status tersebut. Sehingga penyidik kejar target untuk mengutamakan penyelidikan kasus ini.
Penyidik Kejatisu sudah melakukan pemeriksaan terhadap ‎ sejumlah pejabat tinggi di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Madina seperti ‎Sekda Madina M Syafi’i, Kadis Perkim Rahmad Baginda Lubis, Kadispora Rahmad Hidayat, Kepala Bapeda, Abu Hanifah dan mantan Kadis PU Kabupaten Madina, Syahruddin. Seluruh pejabat di Pemkab Madina masih sebatas sebagai saksi

Disinggung mengenai keterlibatan orang nomor satu di Madina, Sumanggar tak banyak komentar.
Kasus Dugaan Korupsi Bangunan Tapian Siri-siri Syariah terletak di pinggiran Sungai Batang Gadis dan Daerah Aliran Sungai (DAS) dilaporkan AYN dan AN berupa fullbaket kemudian ada sekitar 120 pertanyaan yang “dikerahkan” penyidik Kejatisu pada Januari awal tahun 2018 kemarin .
Selain itu lokasinya juga berdekatan dengan lokasi Taman Raja Batu yang tidak jauh dari Komplek Perkantoran Bupati Madina (BB18)

3 thoughts on “Dugaan Korupsi Kabupaten Madina, Kejatisu Didesak Tetapkan Tersangka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *